Bungkam Dan Intimidasi Wartawan, Mafia Gudang BBM ilegal di Desa Harapan Kabupaten Ogan Ilir Diduga Gunakan Jasa Preman

 

Ogan Ilir – Kasus dugaan penyewaan preman oleh bos mafia Gudang di Desa Harapan, Kabupaten Ogan Ilir, mengundang perhatian publik.

Gudang BBM ilegal tersebut diduga menyewa preman untuk mengintimidasi dan membungkam wartawan serta warga yang mencoba mengungkapkan berbagai pelanggaran yang terjadi di gudang tersebut.

Menurut beberapa sumber terpercaya, tindakan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran berita mengenai aktivitas ilegal yang terjadi di dalam gudang tersebut, termasuk dugaan pencemaran lingkungan dan pelanggaran izin usaha.

Beberapa tim awak media lokal mengaku mendapatkan ancaman verbal jika mencoba meliput kegiatan di gudang tersebut.

“Kami dicari oleh beberapa orang yang mengaku sebagai preman. Mereka memaksa kami untuk tidak memberitakan apa yang kami lihat aktifitas di dalam Gudang,” ungkap salah satu wartawan yang meminta namanya dirahasiakan demi keselamatan dirinya.

Tidak hanya wartawan, warga sekitar Desa Harapan juga mengaku mendapatkan tekanan agar tidak berbicara kepada media. “Kami diminta untuk diam dan tidak mengeluh soal aktivitas mencurigakan di gudang itu.
Kalau tidak, kami diancam akan dilukai,” kata salah satu warga setempat.

Aksi ini telah memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk aktivis lingkungan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mendesak pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Penggunaan preman untuk mengintimidasi warga dan jurnalis adalah tindakan kriminal yang harus ditindaklanjuti secara serius.

Pemerintah harus memastikan keamanan bagi semua pihak yang mencoba mengungkap kebenaran,” tegas seorang aktivis lingkungan dari GPPS.

Pemilik Gudang sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan ini. Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilakukan oleh beberapa media belum mendapat tanggapan dari pihak Mafia Gudang BBM ilegal.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kebebasan pers dan keamanan warga adalah hal yang harus dijaga dengan baik. Masyarakat berharap pemerintah dan aparat penegak hukum dapat bertindak tegas untuk memastikan keadilan dan kebenaran terungkap. (Tim.7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *