Diduga Iptu FN Oknum Anggota Polri Polda Sumsel Miliki Bisnis Ilegal Drilling Di Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir

Ogan Ilir lidiksumsel.com – Maraknya aktivitas Ilegal Drilling di Sumatera Selatan khususnya di Kabupaten Ogan Ilir masih menjadi persoalan yang berlarut-larut hingga saat ini. seperti yang terjadi di Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir yang diduga milik oknum anggota Paminal Polda Sumsel berinisial FN tak tersentuh hukum.

Lemahnya penindakan hukum terhadap pelaku mafia Ilegal Drilling di Wilayah Hukum Polres Ogan Ilir membuat Kabupaten Ogan Ilir di juluki masyarakat Sumsel sebagai “Gudangnya tempat Mafia Ilegal Drilling beraktivitas” hal ini disebabkan ketidak seriusan Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Ogan Ilir dan Polda Sumsel, di tambah lagi diduga adanya campur tangan oknum APH yang ikut membackup kegiatan tersebut bahkan ada pula yang ikut menjalankan usaha Ilegal Drilling.

 

Menurut informasi yang didapatkan dari salah satu warga setempat 13 April 2023. Gudang Ilegal Drilling ini milik Oknum Anggota Polisi berpangkat Iptu yang bertugas di Polda Sumsel,”yang saya dengar Gudang ini punya Anggota Polisi Polda Sumsel inisial nya (FN) pak”ujar warga setempat yang tidak mau disebutkan identitasnya

 

Sementara itu dari perbuatannya Pelaku penimbunan BBM merupakan perbuatan pidana sebagaimana diatur Pasal 55 UU Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Pelaku terancam dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Selain Pasal 55 UUD tentang minyak dan gas bumi, pelaku juga terancam Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 20 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.(AD/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *