OGAN ILIR – Kapolsek Rantau Alai, IPTU Muhammad Ibnu Irfan, S.H., memimpin langsung proses pencarian dua warga yang diduga tenggelam di aliran Sungai Ogan, Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (2/8/2026). Pencarian dilakukan bersama personel Polsek Rantau Alai, Basarnas Provinsi Sumatera Selatan, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, serta unsur terkait lainnya.
Begitu menerima laporan dari masyarakat, Kapolsek bersama tim gabungan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan patroli, pemantauan, dan penyisiran di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya korban. Tim menyisir aliran Sungai Ogan menggunakan perahu dan melakukan pencarian secara intensif di sejumlah titik yang dianggap berpotensi.
Dua korban yang masih dalam pencarian masing-masing bernama Rahman Udin (33), warga Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, dan Rizky Saputra (22), warga Desa Sadahayu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi sementara di lapangan, kedua korban diduga tenggelam saat beraktivitas di tepian Sungai Ogan bersama rekan-rekannya. Keduanya diduga tidak dapat berenang sehingga terseret arus sungai yang cukup deras.
Kapolsek Rantau Alai IPTU Muhammad Ibnu Irfan mengatakan pihaknya bersama seluruh unsur yang terlibat akan terus mengoptimalkan upaya pencarian hingga korban ditemukan.
“Sejak menerima laporan, kami bersama personel Polsek Rantau Alai, Basarnas, dan BPBD langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyisiran dan pencarian. Hingga saat ini upaya pencarian masih terus berlangsung. Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi pencarian demi kelancaran proses evakuasi,” ujarnya.
Selain fokus pada pencarian, Polsek Rantau Alai juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait, memberikan pendampingan kepada keluarga korban, serta mengimbau masyarakat untuk tidak berenang di sekitar lokasi kejadian guna menghindari risiko kecelakaan serupa.
Kapolsek turut mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama pada lokasi yang memiliki arus deras.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan menghindari aktivitas berenang di lokasi yang memiliki arus deras atau berpotensi membahayakan. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap kedua korban dengan harapan keduanya segera ditemukan. (BN)










