PALEMBANG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan menggelar agenda buka puasa bersama dan santunan anak yatim pada Kamis (12/03/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di salah satu hotel di Kota Palembang ini dihadiri oleh pengurus DPW, kader PGK dari 10 kabupaten/kota se-Sumsel, serta puluhan anak yatim, sebagai momentum memperkuat tali silaturahmi dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Ketua DPW PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah, SH., dalam sambutannya menekankan bahwa agenda ini merupakan bentuk komitmen PGK untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat jaringan kepedulian sosial. Keimanan harus diwujudkan dengan aksi nyata, salah satunya membantu sesama yang membutuhkan. Buka bersama ini juga menjadi momen memperkuat ukhuwah (persaudaraan) antar kader PGK di seluruh Sumsel,” ujar Firdaus yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD PALI.
Firdaus menambahkan, sejak dikukuhkan pada 25 Agustus 2025 lalu, PGK Sumsel terus melakukan konsolidasi. Saat ini, struktur kepengurusan telah terbentuk di 10 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. “Target kami, akhir tahun 2026 PGK sudah hadir di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa PGK merupakan wadah berhimpun bagi mahasiswa, aktivis BEM, dan elemen pemuda untuk merumuskan gagasan konstruktif. “PGK adalah rumah bersama untuk berdiskusi, berdialog, serta memberikan solusi dan masukan berkualitas kepada pemerintah. Kami ingin mencetak pemimpin masa depan,” tegas Firdaus.
Sementara itu, Ketua DPP PGK, Bursah Zarnubi, yang hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi langkah cepat konsolidasi PGK Sumsel. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa melalui silaturahmi yang terus dirawat.
“Silaturahmi adalah basis dari persatuan umat. PGK, yang basis anggotanya adalah kalangan terdidik dan mahasiswa, harus mampu menumbuhkan kepedulian sosial, serta memiliki kepekaan terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bursah.
Bursah juga mengingatkan agar kader PGK tetap menjaga persatuan di tengah dinamika global dan mendukung agenda pembangunan yang berpihak pada rakyat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pengangguran melalui pembangunan desa.
Acara diakhiri dengan tausiyah singkat, buka puasa bersama, dan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim yang hadir.(BN)










