OGAN ILIR – Akses vital yang menghubungkan antar-kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir dilaporkan terputus total. Jembatan di Desa Muara Kumbang, Kecamatan Kandis, roboh akibat diterjang tingginya debit air sungai pada Senin pagi (23/03/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Jembatan berbahan besi dan plat sepanjang 10 meter tersebut mengalami kerusakan parah, dengan bagian yang ambrol mencapai 5 meter. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh luapan anak Sungai Ogan yang menggerus pondasi hingga menyebabkan longsor pada struktur penyangga jembatan.
Merespons cepat laporan masyarakat, jajaran Polsek Rantau Alai yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Suparna, bersama Camat Kandis dan personel BPBD Kabupaten Ogan Ilir, segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan langkah darurat.
“Begitu menerima laporan, kami bersama unsur terkait dan masyarakat langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi lapangan. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” tegas AKP Suparna di sela-sela peninjauan.
Mengingat jembatan ini merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Kecamatan Kandis, Kecamatan Rantau Alai, hingga jalur menuju Kayu Agung (OKI), putusnya akses ini berdampak signifikan pada mobilitas dan ekonomi warga.
Sebagai solusi jangka pendek, aparat kepolisian bersama warga setempat bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu. Meski memiliki keterbatasan beban, jembatan sementara ini diharapkan dapat menjaga konektivitas warga agar tidak terisolasi sepenuhnya.
Pihak kepolisian turut memberikan imbauan tegas kepada pengguna jalan:
Melarang warga mendekati atau melintas di area jembatan yang roboh.
Meminta warga mengutamakan keselamatan saat melintasi jembatan darurat.
Menghimbau masyarakat menghindari aktivitas di pinggiran sungai saat debit air meningkat.
Segera melaporkan jika ditemukan potensi bahaya susulan.
Hingga saat ini, koordinasi intensif terus dilakukan antara Polsek Rantau Alai, pemerintah kecamatan, dan BPBD guna mengupayakan perbaikan permanen. Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kepolisian tetap menyiagakan personel untuk memantau situasi di lokasi demi menjamin keamanan masyarakat.(BN)











