Antisipasi Penyimpangan Pasca Penyesuaian Harga BBM, Polsek Pemulutan Perketat Pengawasan SPBU

OGAN ILIR – Menindaklanjuti penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku sejak 19 April 2026, Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir meningkatkan intensitas pengawasan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Langkah preventif ini dilakukan untuk menjamin kelancaran distribusi dan mencegah praktik penyimpangan di lapangan.

Kegiatan patroli dan monitoring dipimpin langsung oleh personel Polsek Pemulutan pada Selasa (21/04/2026) sore. Pengawasan difokuskan pada dua titik strategis, yakni SPBU 23.306.23 di Desa Pegayut dan SPBU 24.306.184 di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan.

Kapolres Ogan Ilir melalui Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., menjelaskan bahwa pengawasan ketat ini bertujuan untuk menjaga stabilitas Kamtibmas serta memastikan hak masyarakat atas BBM bersubsidi tetap terlindungi.

“Perbedaan harga yang cukup signifikan antara BBM subsidi dan non-subsidi berpotensi memicu peralihan konsumsi masyarakat secara besar-besaran. Celah ini yang kami antisipasi agar tidak terjadi praktik penimbunan maupun pembelian ilegal yang melanggar aturan,” tegas AKP Nugrah Angga Oktari.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak terlihat adanya antrean panjang kendaraan maupun fenomena panic buying. Stok BBM, baik jenis subsidi maupun non-subsidi, dipastikan dalam posisi aman dengan jalur distribusi yang lancar. Petugas juga melaporkan tidak adanya konsentrasi massa atau isu provokatif yang berkembang di sekitar area SPBU.

Selain melakukan pengawasan fisik, personel Polsek Pemulutan juga memberikan imbauan tegas kepada para pengelola SPBU. Pihak manajemen diminta untuk tetap mematuhi regulasi pemerintah, terutama larangan melayani pembelian menggunakan jerigen tanpa izin resmi atau kendaraan dengan tangki yang telah dimodifikasi.

“Kami berkomitmen melalui patroli berseragam dan deteksi dini untuk menutup ruang bagi oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi di tengah penyesuaian harga ini. Stabilitas keamanan dan keadilan distribusi BBM bagi warga Pemulutan adalah prioritas kami,” pungkas Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah hukum Polsek Pemulutan tetap terjaga dengan baik, sementara koordinasi dengan pihak pengelola SPBU akan terus dilakukan secara berkala. (BN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *