Kades Tabala Jaya Diduga Selewengkan Dana Desa untuk Foya-foya dan Menikah Lagi

Banyuasin – Kepala Desa (Kades) Tabala Jaya Primer 12, Kecamatan Karang Agung Ilir, Kabupaten Banyuasin, Ainul Arif, diduga menyalahgunakan dana desa untuk kepentingan pribadi. Dugaan ini mencuat setelah sejumlah warga dan perangkat desa mengeluhkan minimnya pembangunan di desa tersebut selama dua periode kepemimpinannya.

Seorang perangkat desa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa selama kepemimpinan Ainul Arif, tidak ada proyek pembangunan yang signifikan. Bahkan, ia menuding Kades lebih sering berada di luar desa, terutama di Palembang, bersama istri mudanya.

“Selama dua periode menjabat, kami tidak melihat ada pembangunan yang berarti di desa ini. Kades lebih sering menghabiskan waktu di luar desa daripada mengurus masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Ainul Arif juga diduga menggunakan dana desa untuk membiayai gaya hidup mewah serta mengembangkan usaha tambak udang di daerah Lampung. Warga pun semakin resah dengan kondisi ini dan berharap aparat penegak hukum segera turun tangan.

“Kami ingin ada audit terhadap dana desa yang selama ini dikelola Kades. Jangan sampai anggaran yang seharusnya untuk kesejahteraan masyarakat justru dipakai untuk kepentingan pribadi,” tambahnya.

Aktivis Pemuda Peduli Sumsel bersama Tim7 Media Partner berencana melaporkan dugaan penyalahgunaan dana desa ini ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Hingga berita ini diterbitkan, Ainul Arif belum memberikan klarifikasi terkait tuduhan tersebut.

Pihak berwenang diharapkan segera menindaklanjuti laporan ini guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa di Tabala Jaya.(Tim 7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *