Ogan Ilir, Lidiksumsel – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ogan Ilir, Fredy Kurniawan, menyoroti kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dianggapnya terlalu kaku dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara pemilu.
Menurut Fredy, KPU seharusnya lebih memahami peran dan fungsi pers, serta memberikan akses yang memadai kepada wartawan dalam mencari informasi terkait pemberitaan.
Fredy menyatakan bahwa keberadaan wartawan dalam meliput kegiatan KPU sejatinya menguntungkan KPU itu sendiri, karena informasi mengenai kegiatan KPU dapat tersebar lebih luas kepada masyarakat.
“Seharusnya yang paling utama KPU harus memahami tugas dan fungsi pers. Wartawan tidak boleh dilarang dalam mencari informasi terkait berita,” tegas Fredy.
Ia juga mengungkapkan ketidakpuasannya karena tidak bisa masuk ke area kegiatan KPU tanpa tanda pengenal khusus yang dikeluarkan oleh KPU.
“Ini pesta demokrasi, seharusnya kita berpesta dan berbahagia dalam menyambut pesta lima tahunan ini, bukan malah halang-menghalang,” ujarnya.
Fredy berharap, ke depannya KPU lebih bijak dalam mengakomodir para awak media, mengingat peran wartawan sangat penting dalam membentuk wajah Ogan Ilir di mata publik. “Jangan sampai yang dibaca publik malah hal-hal negatif,” pungkasnya. (Arman)






