PALEMBANG – Di tengah meningkatnya dinamika menjelang hari raya, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., bergerak cepat mengonsolidasikan kekuatan lintas institusi. Melalui agenda Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Raudhatul Ulum Kodam II/Sriwijaya, Rabu (25/2) malam, Polda Sumsel menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Bumi Sriwijaya merupakan harga mati yang hanya bisa dicapai lewat satu komando sinergi.
Langkah strategis ini bukan sekadar seremoni keagamaan. Kehadiran Kapolda yang didampingi jajaran elit Pejabat Utama mulai dari Karo Rena hingga Dansat Brimob mengirimkan pesan kuat tentang kesiapan Polri dalam mengawal transisi menuju arus mudik Idul Fitri 1447 H.
“Soliditas pimpinan daerah adalah fondasi utama. Kami memandang Safari Ramadhan ini sebagai ruang komunikasi taktis untuk menyatukan langkah. Jika pimpinannya satu barisan, maka kamtibmas di akar rumput akan tetap kondusif,” tegas Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Senada dengan visi Polda, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menekankan bahwa harmoni Forkopimda yang terjalin dalam momentum spiritual ini akan berimbas langsung pada pelayanan publik. Fokus utama kini tertuju pada percepatan infrastruktur jalan guna menjamin kelancaran arus mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Pertemuan yang turut dihadiri Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis beserta pucuk pimpinan BIN Daerah, Kejati, hingga jajaran Danlanal dan Danlanud ini, menjadi bukti nyata bahwa Sumatera Selatan berada dalam kendali koordinasi yang solid. Forum ini mengubah sekat formal birokrasi menjadi dialog informal yang produktif demi mengantisipasi potensi kerawanan wilayah.
Dengan berakhirnya rangkaian ibadah Tarawih dan Witir yang khusyuk tersebut, sinergi Forkopimda Sumsel kini lebih dari sekadar jargon. Ini adalah komitmen nyata dalam memberikan jaminan keamanan absolut bagi seluruh masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H.(BN)












