Musi Banyuasin — Seorang oknum intelijen Kodim 0401 Muba berpangkat kapten, yang disebut bernama Iwan, diduga terlibat dalam praktik penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal. Aktivitas ini dikabarkan telah berlangsung selama tiga tahun terakhir dengan jalur distribusi menuju wilayah Lampung.
Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, operasi penyelundupan ini berjalan secara terstruktur dan sistematis. Dalam operasinya, Iwan diduga mengamankan jalannya penyelundupan dengan menggunakan pengaruhnya sebagai anggota intelijen.
Tidak hanya itu, aktivitas ini diduga mendapatkan restu dari oknum atasan yang turut memberikan perlindungan.
Masyarakat berharap agar Panglima Kodam II/Sriwijaya serta Presiden Prabowo Subianto mengambil tindakan tegas terhadap kasus ini.
Mereka mendesak agar oknum-oknum nakal seperti Iwan segera diberhentikan untuk menjaga nama baik institusi TNI dan menciptakan keadilan di Bumi Sriwijaya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kodim 0401 Muba dan Kodam II/Sriwijaya belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus ini.
Namun, masyarakat berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini demi menutup celah penyelundupan BBM ilegal yang merugikan negara. (Tim7)






