Ogan Ilir – Dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Polres Ogan Ilir mengikuti Kegiatan Pelatihan Satkamling Tahun 2026 Jajaran Polda Sumatera Selatan yang dilaksanakan secara terpusat melalui Zoom Meeting dengan tema “Revitalisasi Satkamling Sebagai Garda Terdepan Deteksi Dini dan Respon Cepat Kamtibmas Berbasis Teknologi dan Partisipasi Masyarakat”, Rabu (10/06/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Tathya Dharaka Polres Ogan Ilir tersebut dihadiri oleh Kapolres Ogan Ilir, Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP Asmun Zain, S.H., jajaran Sat Binmas, para Bhabinkamtibmas, Kasatkamling di wilayah hukum Polres Ogan Ilir, serta sekitar 100 perwakilan petugas Satkamling dari Kecamatan Indralaya Utara dan Kecamatan Tanjung Raja.
Pelatihan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, selayang pandang, laporan ketua panitia, penyematan tanda peserta dan penyerahan sarana kontak, sambutan Kapolda Sumsel, penyerahan sertifikat kepada para narasumber, foto bersama, hingga penyampaian materi oleh para narasumber dari unsur pemerintah daerah, akademisi, dan kepolisian.
Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP Asmun Zain, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan petugas Satkamling sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya peran Satkamling dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta bagaimana memanfaatkan sarana komunikasi dan teknologi yang tersedia, termasuk penggunaan aplikasi kepolisian dan layanan pengaduan 110 sebagai media pelaporan cepat kepada pihak kepolisian.
Diharapkan, dengan revitalisasi Satkamling yang didukung oleh partisipasi aktif masyarakat dan pemanfaatan teknologi, sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi lebih awal dan ditangani secara cepat serta tepat.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta yang hadir. (BN)












