OGAN ILIR – Peringatan Haflah Milad ke-76 Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Ulum sekaligus Wisuda Santri Kelas Akhir Tahun 2026 berjalan dengan sukses dan penuh khidmat. Perayaan yang digelar di Gedung Ponpes Raudhatul Ulum, Desa Sakatiga, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, pada Kamis (21/5/2026), ini juga dipastikan berjalan kondusif berkat pengamanan ketat dari personel Polres Ogan Ilir bersama jajaran Polsek Indralaya.
Sejak acara dimulai pada pukul 10.00 WIB, aparat kepolisian terlihat bersiaga penuh untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan hingga acara rampung pada pukul 12.00 WIB.
Acara sakral ini menjadi momen istimewa dengan kehadiran para tokoh penting, di antaranya Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani. Turut hadir mendampingi Mudir Ponpes Raudhatul Ulum KH Tol’ad Wafa, LC., MA, Dewan Pembina KH Karim Umar, unsur Kementerian Agama (Kemenag), serta tokoh agama dan masyarakat setempat. Sementara itu, jajaran Polres Ogan Ilir diwakili oleh Wakapolres Kompol G. Sakul, S.I.K., dan Kabag SDM Kompol Burnani.
Pesan Moral untuk Para Alumni
Dalam sambutannya, Mudir Ponpes Raudhatul Ulum, KH Tol’ad Wafa, memanjatkan rasa syukurnya atas eksistensi pondok pesantren yang kini telah berusia 76 tahun. Beliau menitipkan pesan mendalam kepada para santri yang diwisuda agar senantiasa menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Saya berharap seluruh alumni Ponpes Raudhatul Ulum dapat menjadi generasi yang berguna bagi agama, bangsa, dan negara, serta mampu menjaga nama baik almamater,” pesan KH Tol’ad Wafa.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, memberikan motivasi kepada para santri. Menurutnya, di era modern ini, pesantren dituntut untuk terus berinovasi agar lulusannya mampu bersaing tanpa kehilangan nilai-nilai agama. Santri masa kini juga didorong untuk melek teknologi dan mampu menciptakan peluang kerja baru di masa depan.
Rangkaian Acara yang Menyentuh
Acara haflah dan wisuda ini tersusun dengan apik. Kegiatan dibuka dengan lantunan merdu tilawah Al-Qur’an, dilanjutkan dengan penyampaian pesan dari wali santri, sambutan mudir pondok, serta arahan dari Gubernur Sumsel. Suasana haru dan bangga semakin terasa saat prosesi penyerahan penghargaan kepada para wisudawan berprestasi, yang kemudian ditutup dengan doa bersama.
Lebih dari sekadar agenda tahunan, perayaan milad dan wisuda ini menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan berbasis keagamaan di Kabupaten Ogan Ilir. (BN)






