Ogan Ilir – Sebuah truk dengan nomor polisi BG 8947 JC yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) ilegal terbalik di Jalan Kimarogan, Desa Ibul Besar II, Kabupaten Ogan Ilir 28/12/2024. Peristiwa ini terjadi saat truk tersebut hendak melakukan barter dengan kendaraan lain berwarna putih biru PT Devano Byantara Sejahtera, menurut keterangan warga setempat.
Namun, nahas bagi sopir truk, kendaraan tersebut kehilangan keseimbangan dan terguling sebelum transaksi sempat dilakukan. Warga yang menyaksikan kejadian ini menduga kuat bahwa truk itu memang membawa BBM ilegal, yang biasanya dipindahkan secara sembunyi-sembunyi di lokasi tertentu.
Yang menjadi sorotan adalah tidak adanya kehadiran aparat kepolisian, baik dari Polsek maupun Polres Ogan Ilir, untuk mengamankan lokasi kejadian. Hal ini menimbulkan dugaan adanya pembiaran terhadap aktivitas ilegal semacam ini.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Kejadian seperti ini padahal hukuman paling berat.Tapi entah kenapa, aparat hukum selalu terlambat atau bahkan tidak hadir.”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut. Truk yang terbalik tetap berada di lokasi dengan muatan yang masih penuh, tanpa upaya pengamanan berarti.
Kejadian ini memunculkan tanda tanya besar terkait pengawasan distribusi BBM di Ogan Ilir, yang diduga kuat masih banyak diwarnai aktivitas ilegal. Publik mendesak agar pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas dan tidak membiarkan praktik semacam ini terus terjadi.
Kasus ini sekali lagi menjadi cerminan lemahnya pengawasan dan potensi adanya oknum yang bermain dalam distribusi BBM ilegal di wilayah tersebut. Apakah aparat akan segera bertindak atau membiarkan situasi ini menjadi preseden buruk? Hanya waktu yang bisa menjawab.(Tim 7)












