OGAN ILIR – Guna memastikan ketersediaan stok serta kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat, Polres Ogan Ilir melalui Polsek Pemulutan terus mengintensifkan patroli dan monitoring di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pasca penyesuaian harga BBM non-subsidi yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2026.
Pada Jumat malam (12/6/2026), sekitar pukul 20.00 WIB, Kanit Patroli bersama personel Polsek Pemulutan melaksanakan pemantauan langsung di SPBU 23.306.23 yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan Desa Pegayut dan SPBU 24.306.184 di Jalan Lingkar Selatan Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memastikan pelayanan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik pasca penyesuaian harga BBM non-subsidi.
Dari hasil monitoring di lapangan, situasi pada kedua SPBU terpantau aman, tertib, dan kondusif. Stok BBM subsidi maupun non-subsidi tersedia dalam jumlah yang cukup dan tidak ditemukan adanya antrean panjang yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Selain itu, petugas juga tidak menemukan adanya aksi penolakan, konsentrasi massa, pemasangan spanduk protes maupun bentuk provokasi terkait kebijakan penyesuaian harga BBM non-subsidi. Hingga saat ini, kondisi masyarakat di wilayah hukum Polsek Pemulutan tetap kondusif dan tidak terpantau adanya isu maupun informasi menyesatkan yang berpotensi memicu gangguan Kamtibmas.
Berdasarkan hasil analisa di lapangan, masyarakat dinilai telah memahami bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme pasar yang tidak berdampak langsung terhadap harga BBM subsidi yang masih menjadi pilihan utama sebagian besar masyarakat.
Meski demikian, Polsek Pemulutan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya peralihan penggunaan BBM dari non-subsidi ke subsidi yang dapat menyebabkan peningkatan antrean di SPBU. Potensi penyalahgunaan BBM subsidi, seperti pembelian berulang maupun praktik penimbunan oleh oknum tertentu, juga menjadi perhatian khusus aparat kepolisian.
Sebagai upaya antisipasi, Polsek Pemulutan akan terus menggencarkan patroli preventif melalui kegiatan Blue Light Patrol, khususnya pada jam-jam sibuk. Selain menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU, personel juga memberikan imbauan kepada pengelola SPBU agar menyalurkan BBM subsidi secara tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, SH menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi pelanggaran yang dapat mengganggu distribusi BBM maupun stabilitas Kamtibmas di wilayah Kecamatan Pemulutan.
Dengan kehadiran polisi di lapangan secara rutin, diharapkan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman, serta kebutuhan BBM dapat terpenuhi dengan baik tanpa adanya penyalahgunaan maupun gangguan distribusi. (BN)








