PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memberikan atensi serius terhadap maraknya peredaran dan penyalahgunaan senjata api (senpi) ilegal yang kerap memicu tindak kriminalitas. Hal tersebut ditegaskannya saat menerima audiensi jajaran pengurus Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Rabu (11/3).
Dalam pertemuan strategis tersebut, Kapolda Sumsel menekankan bahwa pengawasan terhadap kepemilikan senpi oleh warga sipil, termasuk senjata rakitan maupun airsoft gun hasil modifikasi, harus diperketat demi menjamin keamanan publik.
“Kami sangat mendukung perkembangan olahraga menembak di Sumatera Selatan. Namun, aspek pengawasan dan kepatuhan hukum tetap menjadi prioritas utama. Pencegahan penyalahgunaan senjata api harus diutamakan agar stabilitas Kamtibmas tetap terjaga,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.
Guna mengantisipasi ancaman keamanan, Kapolda menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan evaluasi berkala terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan dan kepemilikan senjata api. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh senjata yang beredar di masyarakat berada dalam koridor hukum yang sah.
Dukungan untuk Atlet dan Rencana “Kapolda Sumsel Cup”
Selain membahas aspek keamanan, pertemuan ini juga menjadi ajang penguatan sinergi antara Polri dan Perbakin dalam pembinaan atlet menembak berprestasi. Ketua Umum Perbakin Sumsel, Anto Bambang Utoyo, yang hadir bersama jajaran pengurus, memaparkan rencana penyelenggaraan kompetisi menembak tingkat nasional di Bumi Sriwijaya.
Beberapa kategori yang direncanakan antara lain tembak reaksi, tembak berburu, tembak sasaran, long range shooting, hingga tembak pistol. Secara khusus, Perbakin mengusulkan gelaran turnamen “Kapolda Sumsel Cup” sebagai agenda prestisius untuk menjaring atlet berbakat dari seluruh penjuru tanah air.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk keterbukaan Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat yang positif.
“Polda Sumsel mendukung penuh pengembangan olahraga menembak selama berjalan sesuai aturan. Kami berharap sinergi ini tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat literasi masyarakat mengenai regulasi penggunaan senjata api,” pungkas Kombes Pol Nandang.
Turut mendampingi Kapolda dalam audiensi tersebut sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, di antaranya Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Dir Reskrimum Kombes Pol Johannes Bangun, Dansat Brimob Kombes Pol Susnadi, serta Kabid Propam Kombes Pol Raden Azis Safiri. Sementara dari pihak Perbakin hadir pula Penasehat Asfan Sanaf, Bendahara Adam Sautin, serta pengurus bidang terkait lainnya.(BN)












