Palembang, 23-11-2025 — Puluhan warga Perumahan Griya Sako Permai di Kelurahan Sako baru, Kecamatan Sako, Palembang, mengeluhkan kondisi tegangan listrik di wilayah mereka yang seringkali drop atau rendah. Kondisi ini telah berlangsung lama dan menyebabkan keresahan di kalangan warga, terutama karena berdampak pada kerusakan alat-alat elektronik.
Menurut warga, tegangan listrik yang tidak stabil seringkali membuat peralatan elektronik seperti kulkas, AC, kipas angin dan komputer mengalami kerusakan. “Voltase listrik di sini sering sekali turun drastis, kadang-kadang di bawah 180 volt dari standar 220 volt. Akibatnya, beberapa alat elektronik di rumah saya cepat rusak,” ujar salah satu warga, M.Khaliq (36).
Warga menduga masalah ini terjadi karena beban penggunaan listrik yang semakin meningkat, sementara kapasitas jaringan dan gardu listrik yang ada sudah tidak memadai. Perumahan Griya Sako Permai merupakan area padat penduduk dengan pertumbuhan jumlah rumah yang terus bertambah, namun infrastruktur kelistrikan belum disesuaikan. Rumah yang jauh dari gardu induk listrik memang cenderung mengalami penurunan tegangan akibat hambatan kabel yang panjang.
Menanggapi kondisi ini, warga setempat berencana mengajukan petisi resmi kepada PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang. Tuntutan utama mereka adalah agar PLN segera melakukan survei dan membangun gardu listrik baru di area perumahan atau menambah daya di gardu yang sudah ada.
“Kami berharap PLN tidak cuek dengan laporan warga dan segera merespons permintaan kami. Kami bayar listrik tepat waktu dan berhak mendapatkan pelayanan listrik yang stabil dan bermutu,” tambah Nana. Warga mengancam akan melakukan aksi protes yang lebih besar jika keluhan mereka tidak segera ditanggapi oleh pihak berwenang.
Pihak PLN Palembang sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan spesifik di Perumahan Griya Sako Permai ini, namun sebelumnya PLN mengimbau warga untuk melaporkan setiap gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123 agar bisa ditangani dengan cepat.(Red)






