Antisipasi Dampak Cuah Hujan Tinggi, Polsek Pemulutan Pantau Debit Air Sungai Ogan 

OGAN ILIR – Menanggapi peningkatan intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir, jajaran Polsek Pemulutan melakukan langkah proaktif dengan memantau langsung ketinggian debit air di sejumlah titik rawan. Kegiatan ini bertujuan sebagai deteksi dini terhadap potensi bencana banjir di wilayah hukum Polsek Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (24/4/2026) sore.

Pemantauan yang dimulai pukul 16.15 WIB tersebut difokuskan pada dua aliran sungai utama, yakni Sungai Ogan dan Sungai Pemulutan. Personel Polsek Pemulutan, Aipda Ismet J dan Brigpol Riski A, terjun langsung menyisir bantaran sungai serta memantau aktivitas warga di sekitar perairan.

Berdasarkan hasil observasi di lapangan, terdapat kenaikan volume air dan arus sungai yang terpantau cukup deras. Meski demikian, secara keseluruhan kondisi debit air masih dalam kategori normal dan belum ada laporan mengenai pemukiman warga yang terendam.

Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., menyampaikan bahwa monitoring ini sangat krusial mengingat karakteristik geografis wilayah Pemulutan yang didominasi oleh desa-desa di sepanjang aliran sungai.

“Sebagian besar desa di wilayah kami memang memiliki kerawanan tinggi terhadap banjir. Hal ini terlihat dari pola adaptasi masyarakat yang mayoritas membangun rumah dengan konstruksi tiang tinggi atau rumah panggung,” ujar Kapolsek melalui laporan tertulisnya.

Selain melakukan pengecekan fisik sungai, personel di lapangan juga memberikan edukasi dan imbauan kepada warga. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di tepian sungai. Perhatian khusus ditekankan kepada para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan di tengah derasnya arus sungai.

Kegiatan monitoring yang berakhir pada pukul 16.30 WIB ini berjalan dengan aman dan kondusif. Polsek Pemulutan berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan berkala guna memastikan kesiapsiagaan wilayah dalam menghadapi potensi bencana alam dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. (BN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *