OGAN ILIR – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional diwujudkan nyata oleh Polres Ogan Ilir melalui Polsek Tanjung Batu. Jajaran kepolisian bersinergi bersama petani dan instansi terkait melaksanakan penanaman jagung “Program Ketahanan Pangan Kuartal II Tahun 2026” di Desa Lubuk Bandung, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah konkret sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat untuk memperkuat sektor pertanian, sekaligus sebagai upaya langsung dalam meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Kapolsek Tanjung Batu AKP Suparna P. Utomo, melalui Wakapolsek Tanjung Batu Ipda M. Toyib, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah petani merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk mendukung produktivitas lahan pangan.
“Ketahanan pangan adalah bagian krusial dari ketahanan nasional. Oleh karena itu, kami hadir untuk mendukung petani agar tetap produktif mengelola lahan, demi mewujudkan desa yang mandiri pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Ipda M. Toyib.
Penanaman jagung dilakukan di atas lahan milik Ketua Kelompok Tani Pionir, Romi, seluas kurang lebih 3 hektar. Dalam kegiatan ini, ditanam sebanyak 45 kilogram benih jagung F1 Hibrida, yang diharapkan mampu mendongkrak produktivitas pertanian di wilayah Payaraman.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Polsek Tanjung Batu, di antaranya Kanit Binmas Aipda Anton dan Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Bandung Aipda Ardiansyah. Hadir pula penyuluh pertanian Kecamatan Payaraman, Zulpa dan Nurjanah, yang mendampingi petani, anggota kelompok tani, serta elemen masyarakat setempat.
Dengan pendampingan teknis langsung dari penyuluh pertanian, diharapkan tanaman jagung dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang melimpah. Program ini diharapkan mampu memantik semangat masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian secara berkelanjutan.
Suasana kebersamaan yang kuat terjalin dalam kegiatan ini, menegaskan bahwa personel Polsek Tanjung Batu senantiasa hadir sebagai mitra masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif, yang diharapkan mampu meminimalisir potensi kerawanan pangan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. (BN)










