Muara Enim – Kejadian mengejutkan terjadi di salah satu Sekolah Dasar Negeri Tiga (SDN 3) di Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Seorang guru tega melakban mulut seorang murid hanya karena siswa tersebut meminjam pensil dari temannya.
Bunga (bukan nama sebenarnya), seorang siswa kelas 1, mengaku tengah meminjam pensil dari temannya saat sang guru tiba-tiba datang dan langsung melakban mulutnya tanpa peringatan. Peristiwa ini tidak hanya membuat Bunga menangis, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam.
“Bunga sekarang takut sekali ke sekolah, bahkan tidak mau lagi sekolah di sana. Dia hanya menangis dan mengatakan ingin pindah sekolah,” ujar ibu Bunga dalam sebuah video yang direkam dan disebarkan di media sosial.
Dalam video tersebut, Bunga yang masih terlihat ketakutan mengungkapkan “Saya nggak mau sekolah lagi di sana, takut sama ibu guru,” ujar Bunga dengan suara terbata-bata.
Peristiwa ini telah menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar. Aktivis sumsel dan Tim7 mendesak pihak sekolah dan dinas pendidikan untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap guru tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan tanggapan resmi. Sementara itu, orang tua Bunga berencana memindahkan anaknya ke sekolah lain.
Kasus ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya perlakuan yang bijaksana dan penuh empati terhadap anak-anak di lingkungan pendidikan. Masyarakat berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti insiden ini agar tidak terjadi lagi di masa mendatang.(Tim 7)





