Palembang – Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar acara silaturahmi dan dialog bersama insan media, Minggu (24/11/2024).
Acara ini menghadirkan narasumber seperti Ketua KPU Provinsi Sumsel, Andika Pratama Jaya, S.Sos., M.Si., Komisioner Bawaslu Sumsel Dra. Massuryati, dan Ketua LSPI Pandu.
Ketua Harian DPD AWPI Sumsel, Joni Antoni, yang didampingi Sekjen Muhammad Yamin, S.H., menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk menjaga Sumsel tetap zero konflik. “Kami sengaja mengundang insan media dalam dialog ini karena peran media sangat penting dalam mewujudkan Pemilukada yang aman dan damai,” ujar Joni di Kafe Kopi Darat, Jakabaring, Kamis (21/11/2024).
Ketua KPU Provinsi Sumsel, Andika Pratama Jaya, mengingatkan masyarakat untuk memeriksa status mereka dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Warga dapat mengecek apakah sudah terdaftar sebagai DPT melalui Google dengan mengetik ‘cek DPT online’,” jelasnya.
Sementara itu, Dra. Massuryati dari Bawaslu Sumsel menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa masa tenang berlangsung pada 23-25 November, di mana semua bentuk kampanye dilarang.
Ia juga menegaskan pentingnya memastikan jumlah surat suara yang cukup dan surat suara yang ditandatangani Ketua KPPS agar dianggap sah. “Nama-nama DPT dan gambar paslon harus ditempel di papan pengumuman. Jika ada surat suara tanpa tanda tangan Ketua KPPS, maka surat suara itu tidak sah,” tambahnya.
Dra. Massuryati juga mendorong insan media untuk melakukan live streaming selama proses pencoblosan dan penghitungan suara, sesuai dengan ketentuan undang-undang.
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini ditutup dengan pembagian stiker bertuliskan, “Mari kita jaga Pemilukada 2024 aman, damai, dan tenteram.”












